TOLONG STOP Jangan Manjakan Anak dengan Gadget.

 Kisah ini bisa Menjadi Pelajaran untuk para orang tua!

Semakin berkembangnya teknologi seperti gadget membuat setiap lapisan masyarakat menjadikannya sebagai sebuah kebutuhan. Bahkan anak­anak yang tidak mengerti dengan jelas penggunaan gadget itu pun ikut kecanduan.

TOLONG STOP Jangan Manjakan Anak dengan Gadget. Kisah ini bisa Menjadi Pelajaran untuk para orang tua!


Seperti kisah seorang wanita yang anaknya telah mengenal gadget dan tak mampu menjauhkan diri dari teknologi tersebut di usianya yang masih sangat kecil. Penyesalan akan pengaruh gadget pun ia bagikan di media sosial sebagai pelajaran bagi para wanita lain yang telah memiliki anak dan merasa tenang ketika anak hidup bersama dengan barang tersebut.


Berawal dari kebiasaan melihat sang kakak, anak keduanya yang bernama Shafraan tertarik untuk mencoba berbagai permainan yang ada di tablet, meski saat itu usianya masih 10 bulan. Kian hari, ketertarikannya kepada gadget tak dapat dihindarkan.


Seringkali sang anak tidur bersama dengan gadget di tangan. Lantaran merasa bahwa hal tersebut lumrah untuk seorang anak, wanita itu pun membiarkannya dan bahkan memfasilitasinya. Dalam benak wanita tersebut, gadget menjadi semacam solusi jitu untuk menangani anak laki­lakinya yang terkadang marah atau menangis.


Dan memang terbukti ketika menangis lalu diberi gadget, shafraan langsung mendadak terdiam dan asyik bermain game. Dampak dari penggunaan gadget tersebut mulai terlihat ketika Shafraan memasuki umur 2 tahun dimana ia enggan untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Tak hanya ketika berada dengan teman seumurannya, namun juga ketika bermain sendiri dengan mainan yang nyata. Suatu hari bahkan Shafraan hanya terdiam sambil memegang mobil­ mobilannya. Ia seakan kebingungan untuk menggunakan mainan nyata tersebut karena setiap harinya ia hanya menggunakan ibu jari untuk menggerakkan game yang ada di tablet atau gadget.


Tak hanya itu, Shafraan juga kekurangan dalam kosak ata dimana anak seumurannya sudah mampu mengucapkan berbagai hal dengan variatif. Tentu saja hal ini membuat was­was wanita yang merupakan ibu dari Shafraan tersebut. ia pun kemudian mendatangi seorang dokter anak untuk melakukan konsultasi dan mengetahui apakah ada alergi atau hal lain yang membuat sang anak sulit untuk berkomunikasi.


Ternyata setelah ditelisik, hasilnya menunjukkan bahwa Shafraan kurang melakukan interaksi dengan orangtua ataupun anggota keluarga lainnya sehingga kosakata yang dimiliki sangatlah sedikit. Ia pun merasa menyesal dan berniat untuk membatasi penggunaan gadget untuk anaknya tersebut.


Bukan tanpa hambatan, wanita itu justru mengalami berbagai perlakuan sang anak yang mengamuk, menangis, dan melemparkan setiap barang ke arahnya demi bisa mendapatkan gadgetnya kembali. Shafraan pun sangat rewel dan enggan untuk makan. Akhirnya sang ibu kewalahan menghadapi perilaku Shafraan selama 3 hari dan mengembalikan gadgetnya.


Benar saja, anaknya pun kembali tenang dan asyik sendiri dengan permainan di tabletnya. Beberapa hari kemudian, sang ibu lantas membawa anaknya melakukan imunisasi ke sebuah rumah sakit dan sekaligus meminta dokter memeriksa aspek motorik anaknya.


Ternyata Shafraan masih dianggap normal, hanya saja ia mengidap keterlambatan bicara atau Speech Delay. Bahkan keterlambatannya tersebut berjeda cukup jauh yakni 1 tahun dibandingkan dengan teman­teman sebayanya. Dokter pun menganjurkan agar Shafraan mengikuti terapi untuk menstimulasi pembendaharaan kosakatanya.


Kini wanita itu semakin tersadar bahwa pemberian gadget dengan maksud untuk memenangkan sang anak hanya akan menjadi tumpukan masalah di kemudian hari. Ia pun merasa bersalah karena tidak ingin capek ataupun repot mengurus anaknya dan menyerahkan segala pendidikan serta kehidupan anaknya kepada sebuah gadget.

Sponsored Links

Subhanallah, Inilah 8 Sumber Pahala Akan Datang Pada Wanita Yang Bergelar Isteri.Sebarkan Supaya Ramai Wanita Bersyukur…

Dalam kehidupan rumah tangga seorang isteri memiliki tanggung jawab untuk mengurus suami dengan sebaik mungkin. Selain itu dia juga dituntut agar selalu memberikan yang terbaik bagi suami dan keluarganya. 

Subhanallah, Inilah 8 Sumber Pahala Akan Datang Pada Wanita Yang Bergelar Isteri.Sebarkan Supaya Ramai Wanita Bersyukur...


Sehingga jika dia benar-benar menjalankan peranannya dengan baik, maka Allah SWT akan memberikannya pahala yang teramat besar. Disamping itu, terdapat 8 sumber pahala bagi para wanita yang bergelar isteri. 


Hal ini merupakan sebuah penghargaan yang diberikan Allah SWT bagi para muslimah yang telah menjalankan peranannya sebagai seorang isteri yang baik. Meskipun kita sedia maklum golongan paling ramai di neraka adalah wanita, namun sebenarnya wanita bergelar isteri lebih banyak sumber pahala yang membantu kaki mereka melangkah ke syurga.


Jadi apakah 8 sumber pahala tersebut ? Berikut ulasan selengkapnya.


1. Seorang isteri yang memberikan minum segelas air kepada suaminya adalah lebih baik dari berpuasa setahun


2. Setiap makanan yang disediakan seorang isteri bagi suaminya, maka jauh lebih baik daripada ia mengerjakan ibadah haji dan umrah


3. Apabila seorang isteri mandi junub disebabkan jima’ oleh suaminya, maka jauh lebih baik baginya daripada mengorbankan 1000 ekor kambing sebagai sedekah kepada fakir miskin


4. Jika seorang isteri hamil maka dia dicatatkan sebagai seorang yang syahid dan khidmatnya kepada suaminya dianggap sebagai jihad.


5. Seorang isteri yang menjaga dan memelihara anak-anaknya dengan baik, maka hal tersebut menjadi benteng neraka serta pandangan yang baik dan harmoni terhadap suaminya menjadi tasbih atau zikir baginya.


6. Disebutkan pula bahawa tidak akan putus ganjaran pahala dari Allah SWT bagi seorang isteri yang siang dan malamnya menggembirakan suaminya.


7. Apabila seorang isteri meninggal dunia dan suaminya redha, maka ia akan dimasukkan ke dalam syurga


8. Apabila dia mengerjakan solat fardhu lima waktu, berpuasa pada bulan ramadhan, menjaga kehormatan dirinya dan taat kepada suaminya, maka dia berhak masuk syurga dari pintu mana saja yang dia suka.


Demikianlah 8 sumber pahala yang diberikan Allah SWT bagi para wanita yang bergelar isteri. Dimana hal ini merupakan nikmat yang paling luar biasa terutama bagi seorang isteri yang solehah. 


Selain itu sumber pahala ini merupakan penghargaan yang diberikan Allah SWT kepada para muslimah yang telah berperanan menjadi seorang isteri yang taat. Namun bukan hanya sekadar menjadi isteri yang baik, tetapi juga mereka yang mampu memelihara anak-anaknya dengan baik juga. 


Disamping itu hal ini merupakan peringatan dan renungan bagi kita semua agar mampu menyiapkan diri zahir dan batin untuk melayani dan mengurus suami dengan sempurna serta mendidik anak-anak dengan baik. 


Meskipun kadang kala isteri selalu di duga dengan perangai suami yang tidak taat pada agama, namun isteri yang baik, sabar, teguh dan tabah serta yang tetap melaksanakan kewajibannya sebagai seorang isteri adalah yang terbaik di mata Allah SWT. Semoga bermanfaat.

Sering Geletek Anak Untuk Bergurau? Mungkin Anda Akan Menyesal Selepas Membaca Luahan Ibu Kehilangan Anak Ini

Tak Nak Geletek Anak Lagi Dah Lepas Ni|

Jangan geletek anak,itulah amaran yang diberikan oleh orang tua tua dulu,sebenarnya ramai artikel yang mengingatkan kita untuk tidak menggeletek anak dan mencucuk pinggang kawan. kenapa?



Alasannya menggeletek kanak kanak boleh jadi berbahaya sebab mereka tidak boleh menyuruh anda untuk berhenti,jantung mereka akan berdengup lebih kuat dan pernafasan boleh berubah hingga mengakibatkan mereka terkena serangan jantung.

Seperti yang pernah perlaku kepada seorang budak bernama alya,dimana ibunya menggeleteknya di bagian pinggang dengan niat bergurau dan bermanja.

Namun siapa sangka gurauan itu berubah menjadi ngeri apabila Alya yang tergolek golek tiba tiba kejang dan suara tersekat sekat.

Ketika itu ibunya hanya mampu menjerit meminta tolong suaminya,namun anak mereka bernasib baik masih bisa di selamatkan selepas mendapat perawatan pakar.

Mengulas tentang Cucuk pinggang kawan, boleh buat terkesan pada mental mereka,Selalunya dalam masyarakat melayu ramai orang suka cucuk pinggang kawan atas sekadar bergurau buat kawan itu melatah.



Dari segi Pisiologi hal ini di terangkan berkait dengan responsive saraf-nervous system, dan kesannya bila kita kena cucuk pinggang sangat berbahaya,signal yang dihantar ke otak bila kena cucuk Adalah response kawan anda untuk mempertahankan diri yang menyebabkan mangsa panik akibat kejutan.

Kejutan inilah yang membuat  jantung  terkejut dan degupan akan menjadi cepat secara tiba tiba,bila situasi ini dibuat berulang kali,besar kemungkinan mangsa akan terkena serangan jantung

Kami Hanya Mahu Makan – Pasangan Suami Isteri Ini Dipandang Sinis & Dibentak ‘Hoi’ Kerana Berduaan

34.1K

reads

5.3K

shares

ohbulan_060217

Jika kita amati masyarakat kita pada hari ini, ramai yang terdorong untuk menghukum seseorang tanpa menyelidik terlebih dahulu. Lebih-lebih lagi dengan adanya media sosial, keyboard warrior terutamanya menegur tanpa adab dan menggunakan kata-kata kesat.

Seperti yang dikongsi lelaki ini, beliau dan isteri dipandang sinis dan pernah dibentak kerana berduaan di dalam kelas walhal mereka adalah pasangan suami isteri.

Ustaz datang tanya kami adik beradik atau suami isteri?

1

Ada yang pandang sinis & pernah dibentak ‘hoi!’

2

Sedih dengan cara mereka

3(1)

sumber :twitter Luq Tarmizi

Inilah 6 Ciri-ciri Wanita yang Suka Merebut Suami Orang


Wanita saat saat ini nyatanya semakin banyak yang beralih. Dari hasil riset yang launching The Journal of Experimental Social Psychology, nampak kenyataan mengagetkan kalau 90% wanita tetaplah bakal menguber pria yang disenanginya walau tahu kalau pria itu telah mempunyai istri.

Menurut peneltian itu, beberapa wanita penggoda suami orang itu terasa senang sesudah ‘dipilih’ sang pria pujaannya daripada istri pria yang dikejarnya itu.

Tetapi aspek lain yang berkaitan materi kelihatannya lebih masuk akal, yaitu beberapa wanita pengoda suami orang itu mengakui suka dibelikan hadiah-hadiah mahal hingga untuk mereka tidak permasalahan mengakibatkan kerusakan rumah tangga orang seandainya bisa mempunyai beberapa barang elegan.

Untuk Anda beberapa istri, berhati-hatilah pada sinyal tanda wanita pemburu suami orang di bawah ini yang tidak bakal segan menggoda sang suami waktu Anda lengah.

1. Wanita yang Matanya Tak Dapat Diam
Apabila Anda serta suami tengah ada pada satu pertemuan atau acara, berhati-hatilah pada wanita yang pandangannya selalu mengedar mengincar lelaki. Waktu Anda memandangnya, mungkin saja dia tampak asik bercakap dengan rekannya. Namun pojok matanya senantiasa bergerak mencari lelaki yang dapat jadikan gebetan. Tidak perduli lelaki itu telah ada pasangan atau Suami orang.

2. Berpura-pura Sebagai Sahabat
Dia menginginkan jadi rekan suami Anda, bukanlah Anda. Coba untuk lebih peka waktu ada wanita yang memperkenalkan diri sebagai teman dekat suami. Berhati-hatilah apabila nyatanya wanita itu tertarik mengetahui jauh suami Anda tetapi malas mengetahui Anda lebih dekat.

3. Sikap Sangat Ramah
Wanita yang suka pada suami Anda malah begitu semangat mengetahui Anda. Sikapnya ini ditujukan supaya Anda tak berprasangka buruk. Dengan langkah tersebut juga dia dapat menggali info utama tentang suami Anda segera dari Anda sebagai istri.

4. Tidak Jemu Memberikan Pujian Pada Suami Anda
Tanpa ada Anda sadari, wanita type penggoda suami orang ini lebih mahir berikan animo, perhatian, pertolongan serta pujian pada pasangan. Wanita type ini begitu pandai memakai kondisi waktu Anda tidak tanggap membaca hasrat suami.

5. Aktif di Media Sosial
Bila seseorang wanita kerap nge-like semuanya photo suami Anda, pantau wanita tersebut

6. Minta Tolong Dalam Kondisi Darurat
Seseorang wanita penggoda suami orang tidak sungkan menelpon suami Anda malam-malam. Mereka bakal memposisikan suami Anda sebagai hanya satu pihak yang dapat menolongnya. Perasaan senantiasa diperlukan wanita berikut yang umumnya bikin golongan pria bangga serta perlahan-lahan namun tentu muali berikan perhatian lebih.

Sumber: infomoeslim.com


Inilah 6 Cara Istri Menyambut Suami Saat Pulang Kerja, Cara Nomor 3 Sangat Di Sukai Para Suami

Saat suami pulang ke rumah.Setiap suami yang pulang dari kerja ingin dapat bersantai sesampainya dirumah Kehadiran istri dan anak-anak yang menyenangkan dirumah tentu dapat menjadi pelebur kelelahannya setelah bekerja seharian dengan berbagai aktivitas dan problematika didalamnya.





Wanita idaman pria yang sesungguhnya adalah wanita yang dapat menjadi pendampingnya yang menyejukkan hati di berbagai situasi atau kesempatan. Berkaitan dengan hal tersebut, coba kita lihat keseharian dalam rumah tangga yang tampak simpel, namun cukup berarti dimata pria.

Cara istri menyambut suami saat pulang kerja merupakan momen yang harus diperhatikan. Lalu, sikap seperti apa sih yang diharapkan suami saat melihat sang istri dirumah, saat ia baru saja pulang kerja? Berikut ini penjelasannya:

1. Menaruh simpati
Hal pertama yang harus dipahami seorang wanita ialah memahami dunia pria, yang harus bekerja untuk menafkahi keluarga. Jika wanita dapat memahami posisi pria yang telah bekerja keras sepanjang waktu tiap harinya, maka seorang wanita akan lebih dapat memberikan rasa syukur dan terima kasih atas tanggung jawab yang diemban suaminya. Dengan begitu, wanita akan dapat bersikap lebih baik untuk menunjukkan rasa terima kasih dan penghargaannya.

2. Biarkan suami beristirahat sejenak
Apapun permasalahan yang sedang Anda dan suami hadapi, usahakan jangan melontarkannya saat suami baru saja

tiba dirumah. Beri ia waktu untuk beristirahat sejenak dari aktivitas kerja kesehariannya yang melelahkan. Jangan lontarkan pertanyaan-pertanyaan yang dapat memancing pertengkaran.

3. Mempersiapkan kebutuhan suami
Saat suami pulang, Anda bisa menyediakan perlengkapan mandinya, atau menyuguhkan hidangan penyambut kedatangannya. Tidak semua pria memiliki kebiasaan yang sama. Ada yang pulang kerja ingin menikmati secangkir kopi atau teh terlebih dahulu, atau sepulang kerja langsung makan. Wanita biasanya lebih hafal dengan kebiasaan suaminya. Maka, siapkanlah kebutuhan-kebutuhan itu sebelum suami datang. Pastikan saat suami pulang, Anda dapat menyediakan kebutuhan-kebutuhan dalam waktu yang singkat atau tidak terlalu lama.

4. Berpenampilan menarik
Wanita tak perlu tampil terlalu over dalam menyambut kedatangan suami pulang kerja. Gunakan pakaian, rias wajah, atau wewangian yang wajar-wajar saja. Jangan lupa, kebanyakan pria lebih menyukai istrinya tampil natural dirumah. Namun, jangan juga tampil terlalu selengekan, misalnya memakai daster, rambut acak-acakan, badan bau asap masakan, dan sebagainya. Menjelang saat kepulangan suami, persiapkan terlebih dahulu agar Anda tampil menyenangkan. Misalnya, mandi, bersolek secara wajar, menyisir rambut, menggunakan pakaian rumah yang bersih, dan sedikit semprotan wewangian atau handbody lotion.

5. Senyum manis
Senyum manis adalah senjata paling ampuh untuk membuat hati pria berbunga-bunga. Usahakan untuk tidak menunjukkan raut muka yang tidak menyenangkan saat suami pulang kerja. Memang tidak mudah jika ternyata diantara keduanya sedang dalam masalah, apalagi jika permasalahan tersebut cukup berat.

6. Buat suasana rumah nyaman dan menyenangkan
Jadikan diri Anda sebagai sosok yang menarik di mata suami, apalagi saat suami pulang kerja dan lelah. Bukan semata-mata kecantikan fisik yang dicari pria untuk dijadikan istri. Kecantikan dari dalam diri wanita ternyata dapat lebih membuat pria terkagum-kagum dan lebih sering dirindukan. [reportaseterkini.net]

10 Alasan Seorang Muslim Harus Kaya Dalam Bentuk Materi

Bagi seorang muslim, menjadi kaya bukanlah sebuah dosa atau kesalahan. Bahkan di jaman Rasulullah, banyak para sahabat yang kaya raya dan kekayaannya menjadi ladang kebaikan yang sangat besar. Sehingga jangan berpikir bahwa dengan menjadi seorang muslim harus hidup dalam keadaan yang pas-pasan atau bahkan miskin.


10 Alasan Seorang Muslim Harus Kaya Dalam Bentuk Materi


Perlu diketahui bahwa ada beberapa alasan sehingga seorang muslim harus kaya secara harta maupun ilmu. Dengan begitu kita tidak memandang harta sebagai sebuah kejahatan semata.

1. Dengan Adanya Harta, Tubuh Menjadi Tegak

Seorang muslim harus memiliki harta karena nanti akan memiliki nilai di mata masyarakat. Selain itu harta bisa membuat umat Islam bisa mandiri dalam berusaha dan tidak mengharapkan belas kasihan orang lain.

Tak hanya untuk kepentingan sendiri, bahkan dengan harta tersebut kita bisa membuka lapangan usaha untuk orang lain ataupun menjadi donatur untuk kepentingan agama.

2. Menjaga Peredaran Uang Untuk Mensholehkan Masyarakat

Peredaran uang merupakan sebab sholeh tidaknya masyarakat. Maksudnya jika peredaran uang tersebut berada di tangan orang-orang yang sholeh, maka masyarakat luas pun akan menjadi sholeh atau baik. Namun jika peredaran uang tersebut dikuasai oleh orang yang jahat, maka masyarakat pun bisa berakhlak buruk.

3. Sejumlah Syariat Islam Membutuhkan Kekayaan

Ibadah seorang muslim tak hanya membutuhkan keikhlasan, namun juga sebagian membutuhkan dukungan berupa kekayaan atau materi. Contohnya saja dalam rukun islam dimana dua diantara rukun tersebut membutuhkan kekayaan yakni zakat dan berhaji.

Tak hanya itu saja, berjihad maupun berdakwah juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dalam sejarah Islam pun diceritakan bagaimana istri Rasulullah, Siti Khadijah dan para sahabat berani mengeluarkan hartanya yang tidak sedikit untuk dakwah Rasulullah.

4. Menjadi Sebab Dihargai Orang Lain

Fenomena pandangan masyarakat sekarang ini terhadap status seseorang memang salah satunya karena adanya harta. Orang yang memiliki harta akan lebih didengar dan berkedudukan tinggi. Hal ini pun bisa menjadi ladang kebaikan bagi seorang muslim untuk berdakwah kepada masyarakat dan mengarahkan mereka.

5. Kekayaan Menjadi Salah Satu Yang Membuat Manusia Bahagia

Di dunia ini, Allah tidak melarang seorang muslim untuk kaya. Rasulullah sendiri menyatakan ada tiga hal yang membuat seseorang bahagia yakni pasangan yang sholeh atau sholehah, rumah yang luas dan kendaraan yang nyaman. Dua dari tiga poin tersebut tentu tak lain bisa dimiliki jika memiliki harta.

6. Menuntut Ilmu

Ilmu sangat penting bagi kehidupan manusia, terutama ilmu agama. Tentu kita tahu bahwa ilmu tak datang sendiri, melainkan perlu diusahakan seperti membeli buku, mengikuti kajian ke berbagai daerah ataupun mendatangkan guru yang kompeten. Dan semua itu membutuhkan kekayaan.

7. Muslim Harus Menafkahi Keluarga Dan Mencukupkan Warisan

Seorang muslim haruslah tetap berikhtiar mencari kehidupan di dunia ini dan salah satu tujuannya adalah untuk menafkahi keluarga maupun mencukupi warisan. Bukankah menafkahi keluarga adalah perintah Allah bagi mereka yang telah berkeluarga dan berbuah pahala? Bukankah menyiapkan warisan merupakan anjuran yang juga diharuskan dalam agama agar tidak mewariskan kemiskinan? Jadi memiliki harta atau kaya bukanlah sebuah hal yang buruk, namun justru berpahala dan dianjurkan selama ada dalam jalan yang benar.

8. Muslim Yang Memiliki Kekayaan Mampu Menegakkan Ekonomi Syariah

Ekonomi yang berbasis syariah saat ini sangat sulit diterapkan lantaran sedikitnya para muslim yang menanamkan modalnya untuk ekonomi syariah dan lebih banyak pemodal non muslim yang melakukannya. Tak heran jika riba bertebaran dan tak terhindarkan. Karena itulah seorang muslim harus kaya guna mengembangkan ekonomi syariah yang tentunya diridhoi oleh Allah.

9. Muslim Yang Kaya Bisa Membangun Sarana Umat

Pembangunan seperti untuk tempat ibadah ataupun sarana umum demi kemaslahatan umat memang memerlukan dana yang tidak sedikit. Karenanya seorang muslim harus kaya agar bisa menjadi jembatan untuk kesuksesan pembangunan tersebut.

Jika para muslim kaya dan sadar bahwa kekayaannya untuk kepentingan agama, maka tidak ada yang namanya peminta-minta di jalan untuk pembangunan masjid yang sebenarnya justru menghinakan umat Islam sendiri. Bandingkan saja dengan Kristen yang tidak sedikit pun meminta sumbangan di jalanan untuk pembuatan gereja.

10. Menunjukkan Posisi Umat Islam Di Mata Dunia

Pandangan sebelah mata kepada negara-negara yang sebagian besar dihuni oleh umat islam memang menjadi persoalan yang harus diperhatikan oleh kaum muslim. Sehingga umat islam harus kaya agar memiliki kedudukan dan pengaruh di mata dunia luar.

Ketika Datang Dengar Wasiat, Barulah Tahu Saya Bukan Isteri Pertama


Assalamualaikum wrbt buat anak-anak pembaca budiman semua.

Saya berusia 55 tahun jadinya saya tak pandai nak berkias ayat. Tapi saya nak berkongsi dgn pembaca kisah madu saya yang saya doakan agar dia dikurniakan Syurga Teragung setelah apa yang dilaluinya selama ini. Amin.. Moga sama-sama kita ambil iktibar ye.

Pada tahun 1988 saya bernikah dgn seorang lelaki yang sama profesion dgn saya sebagai seorang pegawai perubatan. Pada ketika itu saya tidak mengetahui latar belakang lanjut tentang suami saya. Yang saya tahu, dia seorang lelaki bujang dan keluarganya datang melamar saya.

Kehidupan kami serba serbi sempurna. Saya dan dia bekerja di hospital berbeza tapi apabila pulang ke rumah, kami berkongsi cerita yang sama. Cerita tentang pesakit kami di hospital masing-masing. Tiada perubahan pada suami, bahkan tiada apa yang saya nampak pelik pada dia. Hari-hari dia ada dengan saya. Ada masa bersama keluarga apabila waktu cuti sekolah.

Hinggalah saya ditukarkan ke PPUM, saya agak berjauhan dengan suami yang bekerja di utara semenanjung.

Tapi masih, tiada perubahan yang saya nampak pada dia. Namun suami selalu berpesan, andai ada pelajar perubatan bernama Aisy (Bukan nama sebenar) dan Asyraff (bukan nama sebenar), dimintanya ajar betul-betul dua pelajar ini seperti anak kandung sendiri.

Saya sebagai doktor dan ibu sememangnya bersikap profesional dan beranggapan setiap pelajar perubatan adalah anak saya sendiri tanpa membezakan mereka. Anak-anak saya juga merupakan pelajar perubatan maka haruslah saya mengajar pelajar lain sama seperti saya mengajar anak saya.

Hinggalah satu hari, suami jatuh sakit. Terlantar lama di hospital. Dia acap kali menyebut, tengok-tengokkan Aisy dan Asyraff. Ajar mereka sampai jadi doktor yang berguna.

Saya masih sama. Tidak merasa pelik kerana suami saya memang seorang yang prihatin. Saya iyakan sahaja apa yang dikatakan. Hinggalah ketika suami semakin tenat dan dia berhajat berjumpa dengan kedua pelajar perubatan tadi.

Ketika sesi pertemuan, saya hanya melihat mereka berdua. Bercakap seperti biasa hinggalah akhirnya, suami saya berkata, “Jaga ibu dan sampaikan maaf saya pada ibu.”

Saya mulanya agak pelik tapi masih positif kerana beranggapan mungkin dia sayang dua pelajar ini. Petang itu juga selepas solat asar, suami saya menghembuskan nafas yang terakhir. Saya redha dengan pemergiannya namun ada sesuatu yang lebih menarik perhatian saya. Aisy dan Asyraff hadir ke pengebumian suami saya bersama seorang wanita tua dlm linkungan usia lewat 50-an. Wanita itu buta dan hanya duduk di kerusi roda. Tapi mereka tidak datang dekat. Hanya sekadar melihat dari jauh.

Saya cuba untuk menuju ke arah mereka untuk bertanya namun mereka sudah berlalu dan majlis pengebumian belum selesai doanya lagi.

Selang beberapa hari, saya dan anak-anak dipanggil ke pejabat peguam untuk mendengarkan wasiat arwah suami. Saya dan 2 org anak sudah hadir untuk mendengarkan wasiat tersebut namun peguam mengatakan harus menunggu lagi pemegang wasiat lain.

Sekali lagi saya diam dan hanya menunggu. Hinggalah datang dua orang anak muda bersama seorang wanita yang saya kenal amat. Aisy dan Asyraff bersama wanita tua yang saya nampak di kubur haritu. Ketika itu, hati saya berbolak balik. Kenapa Aisy dan Asyraff selalu ada dan disebut-sebut oleh arwah. Kini ketika mendengarkan wasiat juga mereka ada bersama.

2 orang anak saya, Amira dan Adhlina juga bagaikan senang dengan kehadiran Aisy dan Asyraff kerana mereka sekawan di PPUM.

Peguam mulakan pembacaan wasiat dan alangkah terkejutnya saya apabila perkataan pertama yang keluar dari mulut peguam ialah, “Pemegang wasiat pertama ialah isteri pertama iaitu Puan Hasidah..”

Allah… Berderau jantung saya. Kenapa nama itu bukan nama saya. Terus saya menoleh ke arah perempuan buta yang disorong kerusinya oleh Aisy dan Asyraff. Saya cuba untuk bertenang dan mendengarkan dahulu segala apa amanat suami saya yang ditinggalkan. Saya tak boleh terburu-buru.

Suami saya hanya meninggalkan sejumlah wang untuk Puan Hasidah dan juga sebuah pondok di kawasan yang saya sendiri tak pernah tahu. Selebihnya, rumah yang kami duduki, kereta, aset lain semuanya untuk saya dan anak-anak.

Selesai pembacaan wasiat, saya menurunkan tandatangan sebagai tanda penerimaan. Begitu juga Puan Hasidah yang menggunakan cop jari.

Selesai semuanya, saya mendekati Aisy dan Asyraff bersama ibunya. Cuba untuk bertanya macammana boleh semua ini terjadi.

Lama kami duduk berbual hinggakan basah kuyup baju saya kerana air mata yang melimpah keluar mendengarkan kisah madu saya.

Kisahnya, pada tahun sama perkahwinan saya dan suami, arwah suami saya sudah pun terlebih dahulu bernikah dgn Puan Hasidah. Jarak lebih kurang 6 bulan beza perkahwinan kami. Ketika suami menikahi saya, dia sedang hamil 4 bulan dan anak dlm kandungannya kembar iaitu Aisy dan Asyraff.

Perkahwinan Puan Hasidah tidak diterima ibu mertua saya kerana Puan Hasidah seorang gadis yatim piatu dan tidak bersaudara. Makanya ibu mentua saya menghinanya sebagai perempuan tidak sah taraf. Ibu mentua saya yang juga ibu kepada arwah suami turut mengancam Puan Hasidah untuk tidak mengganggu keluarga baru anaknya jika mahu berteduh di pondok tersebut. Makanya Puan Hasidah merelakan kata-kata ibu mertuanya dan sama sekali tidak mengganggu kami. Kerana itu saya tidak mengetahui apa-apa selama lebih 30 tahun.

Saya bertanya kenapa dan macam mana Puan Hasidah boleh menjadi buta. Dan jawapannya tersangat merundum hati saya. Ketika ibu mertua saya hilang penglihatan kerana terjatuh dari tangga rumahnya, saya dan suami puas mencari penderma mata hinggalah suami mengatakan dia telah berjumpa dgn seorang penderma iaitu seorang perempuan. Ketika itu saya bersyukur kerana ada yang sudi menderma kerana saya tidak mengetahui apa-apa. Rupanya penderma tersebut ialah Puan Hasidah yang juga menantu paling dibenci dihina oleh ibu mentua sendiri !! Ketika mendengarkan kisah itu, saya terbakar dan mendidih hati serta kebencian saya terhadap ibu mentua menjadi-jadi. Mujur orang tua itu sudah 3 tahun meninggalkan kami. Jika tidak, akan saya suruh dia melutut maaf di hadapan Puan Hasidah.

Namun Puan Hasidah tenang dan menjawab, “Saya tiada ibu, puan. Saya lakukan semua ini demi mendapatkan rahmat seorang ibu.”

Allah.. Berderai lagi air mata saya. Sambung Puan Hasidah,

“Saya anggap semua ini takdir hidup saya. Saya tidak mengeluh bahkan saya bersyukur. Saya mempunyai suami walaupun hanya 3 bulan. Paling tidak saya terlepas dari fitnah manusia. Saya dikurniakan anak lelaki. Bukan seorang tapi dua. Yang boleh jagakan saya. Saya tiada saudara mara, puan. Ini sahaja harta saya. Dan saya sama sekali tidak mengharapkan harta dari arwah suami. Cukuplah dikekalkan pondok kami sebagai tempat berteduh.”

Saya rasakan bagai tersepuk ke lantai mendengarkan kata-katanya. Bagaimana seorang isteri mampu hidup sendirian begitu tanpa suami. Saya pandang wajah Aisy dan Asyraff, tertanya juga saya samada mereka tahu atau tidak Doktor Ahmad (bukan nama sebenar) adalah ayah mereka.

Jawapan mereka, “Ya.. Kami kenal ayah kami. Tapi kami tak boleh panggil ‘ayah’ kerana arwah nenek akan hukum ibu kalau tahu panggil ‘ayah’.”

Sekali lagi saya terdiam. Ya Allah, kenapa kejam sangat orang tua ni masa hidupnya?!

Saya bertanya lagi samada mereka berdendam atau tidak dgn arwah nenek dan arwah ayahnya, jawab mereka,

“Ibu tak pernah didik kami membenci. Kerana disetiap perbuatan arwah nenek dan arwah ayah, ada sedikit kebaikan mereka yang harus dilihat.”

Saya? Bermandi air mata melihat mereka. Berjayanya Puan Hasidah mendidik anaknya untuk tidak membenci selepas semua perkara ini terjadi.

Tenang sangat saya lihat wajah Puan Hasidah. Seolah-olah dia tidak mempunyai masalah sekalipun dia kini buta.

Memadailah pembaca tahu, saya jatuh cinta dgn sikap madu saya yang teramat mulia hatinya. Saya selalu fikir, bermadu ini seperti anjing dan kucing. Bercakaran dan berlawan. Tapi alhamdulillah syukur Ya Allah.. Madu saya teramat baik dan saya doakan syurga teragung untuk dia dan anak-anak kerana keikhlasan hatinya.

Hingga ke saat ini, Puan Hasidah enggan untuk memijak rumah agam kami kerana katanya, ibu mentuanya dulu pernah mengharamkan kakinya menjejak ke rumah suami. Andai dia melakukannya, ibu mentua akan menidakkan dia sebagai anak.

Andai saya ditempatnya, mungkin saya akan bantah sekerasnya perilaku ibu mertua. Tapi tidak pada Puan Hasidah. Dia mengagungkan dan memuliakan ibu mertua sama seperti ibu kandungnya sendiri. Kerana itu, dia hanya menurut.

Pada pembaca budiman, saya harap kita sama-sama ambil iktibar bahawa dalam kesenangan kita, ada air mata orang lain yang kita lupa. Sebagaimana saya sedang belajar untuk ikhlas seperti madu saya, anak-anak pembaca budiman juga belajarlah untuk ikhlas. Inshaa Allah, syurga untuk kita semua.

Amin

Yang menunggu pasti akan Dipertemukan, Yang Sabar Akan Dibahagiakan Dan Yang Menyakiti Pasti Tersakiti



Aku percaya tak ada penantian yang sia-sia, semua orang yang menunggu di dunia ini pada akhirnya pasti akan dipertemukan, jika bukanlah yang ditunggu yang datang maka kau akan dipertemukan dengan orang lain yang lebih baik.

Orang yang menunggu itu adalah tipe orang yang sabar sehingga pantaslah jika orang sabar itu pada akhirnya dibahagiakan, jika dia sabar menunggu maka dia akan dibahagiakan dengan dipertemukan. Dan bagi mereka yang menyakiti pada akhirnya akan tersakiti, sungguh tuhan itu begitu adil.
Yakinalah Bahwa Tak Ada Penantian Yang Sia-Sia, Jika Kau Tidak Dipertemukan Dengan Yang Kau Tunggu Maka Kau Akan Dipertemukan Dengan Yang Lain
Yakinlah bahwa tak ada penantian yang sia-sia di dunia ini, jika kamu menunggu kamu pasti akan dipertemuakan dengan seseorang yang seperti kamu inginkan. Kau mungkin saja tidak akan dipeertemukan dengan seseorang yang memang benar-benar kau tunggu tapi yakinlah kau akan dipertemukan dengan seseorang yang tak pernah kamu sangka-sangka.
Saat itu kau akan merasa bukan dipertemukan tapi lebih tepatnya semacam telah ditemukan oleh seseorang. Yakinlah yang menemukanmu adalah orang yang baik, sebaik dirimu yang mau menunggu.
Percayalah Bahwa Ketika Kamu Memutuskan Untuk Menunggu Maka Dilain Tempat Ada Yang Menunggumu

Saat kau menunggu seseorang yang kamu cintai tapi menyakitimu, disisilain sebenarnya kamu sendiri sedang ditunggu oleh seseorang yang akan menggantikannya. Saat kau menantikan kehadiran orang lain saat itu juga sebenarnya kehadiran dirimu, kehadiran sosok dirimu dengan jiwa yang baik, penuh kesetian itu sedang ditunggu orang lain.

Karenanya ketika kamu memutuskan untuk menunggu kau pasti akan dipertemuakn dipertemuakan dengan seseorang yang sedang menunggumu, meski tak pernah kau kenal.


Pada akhirnya orang-orang yang sabar itu pasti akan bahagia dan akan dibahagiakan, orang yang mempunyai kesabaran akan mendapatkan apa yang diinginkannya, mungkin bukan membahagiakanmu tapi pasti akan ada seseorang yang lain yang akan membahagiakan dirimu melebihi dia yang selalu kamu tunggu. Maka teruslah bersabar, bersabar menunggu datangnnya seseorang itu kamu pasti akan bahagia, kesabaranmu tidak akan menjadi hal yang percuma, kau harus meyakini ini.
Jangan Berhenti Menunggu Dan Jangan Lelah Bersabar Sekalipun Hatimu Terasa Sakit

Jangan pernh berhenti menunggu, menunggu seseorang yang baik hati, seseorang yang akan membuatmu merasa telah menemukan atau ditemukn, bukan menunggu seseorang yang menykitimu.
Teruslah bersabar, dengan kesabaran maka kau akan kuat untuk menunggu meski sebenarnya kamu merasa sunyi, meski kamu merasa percuma, meski kau tersaki. Sebab tidak selamanya kamu akan tersakiti dan merasa sakit, kelak semakin menyakitkan rasa sakit yang kamu rasakan saat ini maka akan semakin besar bahagiamu itu.
Biarkan Saja Seseorang Menyakitimu Sesukanya Sebab Yang Menyakitimu Pasti Akan Disakiti

Jika ada yang menyakitimu, jika dia menykitimu maka biarkanlah, jangan melawan jangan membalas sebab yang menyakiti dirimu pada akhirnya pasti akn disakiti. Jika tak ada yang menykitinya berarti dia akan merasa sakit atas rasa penyesalannya sendiri.
Dengan sendirinya dia akan tau bagimana rasaya disakiti dan tersakiti oleh orang lain yang disebabkan oleh kelakuannya sendiri, sungguh itu pasti akan menyakitkan baginya.

Beberapa hari sebelum dihukum gantung dia diberi peluang oleh pihak polis untuk menulis permintaan terakhir. Menggeletar tangan polis bila baca surt permintaan budak ini

Cara untuk mengongkek awek supaya dia orgasma 5 kali satu malam! TUTORIAL VIDEO
Cara untuk mengongkek awek supaya dia orgasma 5 kali satu malam! TUTORIAL VIDEO
Cara membuatkan "pistol" anda berfungsi? Ia mudah, hanya ambil ini...
Cara membuatkan “pistol” anda berfungsi? Ia mudah, hanya ambil ini…

Beberapa hari sebelum dihukum gantung dia diberi peluang oleh pihak polis untuk menulis permintaan terakhir. Menggeletar tangan polis bila baca surt permintaan budak ni. Sebak sangat. Nak tau apa yang ditulisnya jom kita baca………….. Nangis. =( Tekan SHARE.



Seorang ‘banduan akhir’, iaitu yang menantikan hukuman mati meminta sebatang pen dan sekeping kertas sebagai ‘permintaan terakhir’nya. Selepas menulis selama beberapa minit, banduan tersebut meminta pegawai penjara untuk menyerahkan surat yang ditulis itu kepada ibu kandungnya. Surat itu berbunyi…

 IBU…, 
Sekiranya terdapat LEBIH keadilan di dunia ini, kita berdualah yang seharusnya dihukum bunuh, dan bukan hanya saya seorang. Ibu juga bersalah ke atas liku kehidupan yang saya jalani. 

INGATKAH IBU ketika saya mencuri basikal milik seorang budak lelaki yang sebaya saya? Ibu yang membantu saya menyorokkan basikal itu dari pengetahuan ayah. 

INGATKAH IBU ketika saya mencuri wang dari dompet jiran kita? Ibu juga yang pergi bersama saya ke sebuah pasaraya untuk membelanjakannya. 

INGATKAH IBU ketika saya bertengkar dengan ayah dan kemudian ayah pergi meninggalkan kita? Ayah sekadar mahu memperbetulkan diri saya kerana perbuatan saya mencuri keputusan akhir sebuah pertandingan yang menyebabkan saya dibuang sekolah. 

IBU… KETIKA ITU saya hanyalah seorang kanak-kanak, yang tidak lama selepas itu saya menjadi seorang remaja yang bermasalah. Dan sekarang, saya hanyalah seorang lelaki yang rosak. KETIKA ITU saya hanyalah seorang kanak-kanak yang memerlukan pembetulan, bukannya keizinan (untuk berbuat kerosakan). 

TETAPI, SAYA TETAP MEMAAFKAN IBU…. Saya mohon agar surat ini sampai kepada seberapa banyak ibubapa di dunia ini, agar mereka tahu yang menjadikan seorang anak itu baik atau jahat adalah… 
“PENDIDIKAN IBUNYA”..!!!. 

Terima kasih ibu kerana MEMBERIKAN ‘nyawa’ kepada saya dan juga menyebabkan saya KEHILANGANNYA. Dari anakmu,