Beraninya Kapolda Sumut, Beliau Bilang : Ahok dan Pendukungnya Bikin Suasana Tambah Panas!

1 MINUTE

READ

Begitu juga akibat kompetisi politik yang semakin hangat menjelang pelaksanaan pilkada DKI Jakarta pada tanggal 15 Februari 2017.

“Proses sidang kasus Ahok juga semakin banyak menuai kontrovesi karena berbagai statemen Ahok maupun pendukungnya yang dinilai sebagian masyarakat mendiskreditkan dan mengkriminalisasi umat islam dan ulama,” kata Rycko.

“Hal ini mengandung potensi kerawanan berupa konflik sosial yang harus segera diantisipasi, sesuai dengan renkon Aman Nusa 2017 dalam rangka mengantisipasi konflik sosial dan menjaga Sitkamtibmas yang aman dan kondusif pada saat masa tenang dan Hari H pilkada DKI Jakarta pada tanggal 15 Februari 2017. Polda Metro Jaya membutuhkan back up personel Brimob Polri,” terang Rycko.

‪Ini menjadi sebuah kehormatan Brimob Polda Sumut dilibatkan dalam pengamanan Pilkada DKI. “Brimob adalah pasukan elit kepolisian yang memiliki keahlian khusus untuk menanggulangi gangguan kamtibmas yang berkadar tinggi. Kapan pun dan dimana pun Brimob pasti selalu siap digerakkan mengemban tugas mulia yang diberikan,” tukasnya.

Dia meminta Brimob melaksanakan tugas BKO dengan tulus dan ikhlas, tampilkan prilaku sopan santun serta humanis sebagaimana filosopi keberadaan polisi yaitu sebagai “wasit yang adil”, bukan alat kekuasaan atau kelompok dan bukan mencari keuntungan.

Rycko juga menyampaikan beberapa direktif untuk menjadi panduan, di antaranya tingkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, jaga netralitas dalam pengamanan (Pam) Pilkada, laksanakan tugas pengamanan sesuai standart operasional prosedur (SOP). (dr)