Mengerikannya Isi Puisi Fadli Zon untuk Ahok, Patut dinobatkan Puisi Terhoror Sepanjang Sejarah!

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon melontarkan kritiknya untuk Gubernur DKI Jakarta, Ahok lewat puisi yang cukup pedas.

Kritikan dari Fadli tersebut diutarakan lewat puisi yang dibacakan sendiri olehnya dengan judul “Tukang Gusur”.
Fadli Zon mengutarakan bahwa sindiran yang diberikan olehnya kepada Ahok adalah berdasarkan pengamatannya setelah berkunjung di Rusun Rawa Bebek menengok korban penggusuran.
“Ketika saya Rusun Rawa Bebek bertemu langsung dengan korban penggusuran dan kondisinya sangat menyedihkan,” tukasnya.
Berikut adalah puisi yang dibacakan oleh Fadli Zon dengan tajuk “Sajak Tukang Gusur” yang menjadi viral di sosial media.

Sajak Tukang Gusur
Tukang gusur tukang gusur
Menggusur orang-orang miskin
Di kampung-kampung hunian puluhan tahun
Di pinggir dan bantaran kali Ciliwung
Di rumah-rumah nelayan Jakarta
Di dekat apartemen mewah dan mall yang gagah
Semua digusur sampai hancur

Tukang gusur tukang gusur
Melebur orang-orang miskin
Melumat mimpi-mimpi masa depan
Membunuh cita-cita dan harapan
Anak-anak kehilangan sekolah
Bapak-bapaknya dipaksa menganggur
Ibu-ibu kehabisan air mata

Tukang gusur menebar ketakutan di Ibu Kota
Gayanya pongah bagai penjajah
Caci maki kanan kiri
Mulutnya srigala penguasa
Segala kotoran muntah
Kawan-kawannya konglomerat
Centengnya oknum aparat
Menteror kehidupan rakyat

Ibu Kota katanya semakin indah
Orang-orangnya miskin digusur pindah
Gedung-gedung semakin cantik menjulang
Orang-orang miskin digusur hilang

Tukang gusur tukang gusur
Sampai kapan kau duduk di sana
Menindas kaum dhuafa

Tukang gusur tukang gusur
Suatu masa kau menerima karma
Pasti digusur oleh rakyat Jakarta

Fadli Zon, 19 September 2016
Fadli Zon sidak Rusun Rawa Bebek

Fadli Zon telah melakukan sidak di Rusun Rawa Bebek dan menurutnya, Rusun tersebut tak layak huni.
Pemprov DKI di bawah pimpinan Ahok dianggap lalai dan tak memperhatikan untuk fasilitas keselamatan dan kenyamanan para masyarakat di sana.
Hal itu diutarakan pada waktu melaklukan peninjauan ke rusun tersebut yang diketahui penguhinya mayoritas korban penggusuran di Pasar Ikan, Jakut dan Kali Krukut, Jaksel.
“Kalau kita tidak ke lokasi terkadang kita tidak mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi jadi kita langsung ke sini. Ternyata ada korban anak usia tiga tahun cucu dari Ibu Sri, yaitu MI, karena jeruji di lantai atas tidak ada ada. Ini kan berati tidak layak huni karena tidak memikirkan keselamatan,” terang Fadli.
“Rusun ini juga tak layak untuk keluarga, layak untuk lajang atau bujangan. Lalu, tempat memasak harus di tempat jemuran yang rentan terjadi kebakaran,” lanjutnya.
Berikut video Fadli Zon saat membacakan puisinya:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s