UMAT MUSLIM DAN MUSLIMAH YANG DIRAHMATI ALLAH ….. KALIAN PASTI PERNAH DENGAR 1 HARI DIDUNIA SAMA DENGAN 50 RIBU TAHIN DIAKHIRAT



تَع�’رُجُ ال�’مَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَي�’هِ فِي يَو�’مٍ كَانَ مِق�’دَارُهُ خَم�’سِينَ أَل�’فَ سَنَةٍ ﴿
٤

Allah SWT berfirman, “Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) pada Allah dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu th.. ” (QS. Al-Ma’aarij : 4)

Allah SWT berfirman, “Dalam satu hari yang kadarnya lima puluh ribu th., ” yaitu hari Kiamat. Ini seperti yang diriwayatkan Ibnu Abu Hatim dari Ibnu ‘Abbas r. a mengenai, “dalam satu hari yang kadarnya lima puluh ribu th., ” maksudnya, satu hari yang sama juga dengan 50 ribu th. yaitu hari Kiamat. Juga seperti yang diriwayatkan oleh ats-Tsauri dari Simak bin Harb dari ‘Ikrimah, “Dalam satu hari yang kadarnya lima puluh ribu th., ” (yaitu) hari Kiamat.

Adh-Dhahhak meriwayatkan dari Ibnu Zaid dari ‘Ali bin Abi Thalhah dari Ibnu ‘Abbas tentang firman-Nya,

‘Malaikat-Malaikat serta Jibril naik (menghadap) pada Allah dalam satu hari yang kadarnya lima puluh ribu th., ’ yaitu Allah jadikan hari Kiamat seperti 50 ribu th. untuk orang-orang kafir. ” Serta sudah ada hadits-hadits yang mengambil keputusan arti ini.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu ‘Umar al-Ghaddani, ia berkata, “Ketika saya berbarengan Abu Hurairah mendadak seorang lelaki dari Bani Amir bin Sha’sha’ah melalui. Disebutkan pada Abu Hurairah, “Dia yaitu orang Bani ‘Amir yang terkaya. ” Abu Hurairah r. a berkata, ‘Panggil dia kesini. ’

Dia juga di panggil. Abu Hurairah berkata, ‘Katanya anda yaitu orang kaya. ’ Al-‘Amiri berkata, ‘Benar, untuk Allah, saya mempunyai seratus unta merah serta seratus unta abu-abu, ’ sampai dia menyebutkan warna-warna unta, beberapa macam hamba sahaya serta kuda-kuda yang tertambat. Abu Hurairah r. a berkata, ‘Jangan menahan zakat unta serta ternak yang lain, menyebabkan ia bakal menginjakmu dengan kakinya. ’ Abu Hurairah r. a selalu mengulang perkataannya hingga wajah al-‘Amiri beralih.

Al-‘Amiri berkata, ‘Apa itu, wahai Abu Hurairah? ’ Dia berkata, ‘Saya sudah mendengar Rasulullah SAW bersabda,

‘Siapa diantara kalian yang mempunyai unta serta tak memberikan haknya di saat susah serta mudah? ’ Mereka berkata, ‘Wahai Rasulullah, apa berarti di saat susah serta mudah? ’ Beliau menjawab, ‘ (Yaitu) di saat susah saat unta-untanya gemuk serta di saat saat unta-untanya kurus 1, Sebenarnya pada hari Kiamat ia akan tiba berbentuk yang paling cepat, paling banyak, paling gemuk serta paling kuat, lalu dia dilemparkan pada unta-unta itu di padang datar yang luas lantas unta itu menginjak-injaknya dengan kakinya. Jika unta paling akhir sudah melewatinya jadi unta pertama dikembalikan padanya. (Hal itu berjalan) di hari yang kandungannya 50 ribu th., sampai ditetapkanlah (masalah) diantara manusia, jadi dia (seorang) akan tahu jalannya.

Jika seorang memiliki

Baca juga : ​Hijab itu budaya Arab

sapi serta tak menunaikan haknya di saat susah serta di saat gampang jadi pada hari Kiamat sapi itu akan tiba berbentuk yang paling cepat, paling banyak, paling gemuk serta paling kuat. Lalu dia dilemparkan pada unta-unta itu di padang datar yang luas lantas sapi-sapi itu bakal menginjaknya dengan telapak kakinya serta meyeruduknya dengan tanduknya. Tak ada sapi yang patah tanduknya, serta tak ada juga sapi yang bertanduk melingkar. Jika sapi paling akhir sudah melewatinya jadi sapi pertama dikembalikan padanya. (Ini berjalan) pada hari yang kadarnya 50 ribu th., sampai diputuskan diantara manusia, jadi dia tahu jalannya.

Jika seorang memiliki kambing, serta ia tak menunaikan haknya di saat susah serta di saat gampang jadi pada hari Kiamat kambing-kambing itu akan tiba berbentuk yang paling cepat, paling banyak, paling gemuk serta paling kuat. Lalu dia dilemparkan pada kambing-kambing itu di padang datar yang luas lantas kambing-kambing itu akan menginjaknya dengan telapak kakinya serta menyeruduknya dengan tanduknya. Tak ada kambing yang bertanduk patah serta tak ada juga kambing yang bertanduk melingkar. Jika kambing terakhir sudah melewatinya jadi kambing pertama dikembalikan padanya. (Ini terus menerus berjalan) pada hari yang kandungannya 50 ribu th., sampai ditetapkanlah di antara manusia, jadi dia memahami jalannya. ’

Al-‘Amiri berkata, ‘Lalu apakah hak unta itu wahai Abu Hurairah? ’ Dia menjawab, ‘Kamu menunaikan unta yg tidak cacat, memberi unta yang air susunya deras, meminjamkan punggungnya untuk dikendarai, berikan minum beberapa orang dengan air susunya serta meminjamkan pejantan untuk membuahi (betina). ’ HR. Abu Dawud dan an-Nasa-i.

 (Jalan periwayatan lain untuk hadits ini) : Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah r. a, ia mengatakan kalau Rasulullah sudah bersabda, “Tidak ada yang memiliki harta yg tidak menunaikan haknya terkecuali harta itu bakal jadikan sebagai lempengan-lempengan yang dipanaskan di atas Neraka Jahannam. Lantas berwajah, lambungnya serta punggungnya disetrika dengan lempengan panas itu sampai Allah mengadili hamba-hamba-Nya di hari yang kandungannya 50 ribu th. dari apa yang mereka kalkulasi. Lalu orang itu akan lihat jalannya, apakah ke Surga ataukah ke Neraka. ”

Abu Hurairah r. a juga menyebutkan hadits mengenai unta, sapi serta kambing sebagaimana yang sudah dijelaskan terlebih dulu. Serta didalam hadits itu dijelaskan : ‘Kuda itu untuk tiga jenis orang : 1) kuda yang menjadi pahala untuk pemiliknya, 2) kuda sebagai penutup untuk dosa pemiliknya serta 3) kuda sebagai dosa untuk pemiliknya. ’ Serta seterusnya…, Muslim meriwayatkannya dengan cara sendiri tanpa ada al-Bukhari dengan prima di kitab Shahiih-nya.

Maksud penyebutan hadits-hadits tersebut di sini yaitu untuk menjelaskan kalimat “Dalam satu hari yang kandungannya lima puluh ribu th., ” pada ayat diatas. Serta di hadits-hadits ini disebutkan : sampai Allah mengadili hamba-hamba-Nya di hari yang takarannya 50 ribu th.. Syahida. com/ANW

1 Maksudnya, ketika unta-untanya gemuk, pemiliknya susah atau berat untuk mengeluarkannya lantaran unta gemuk mahal serta berharga, orang condong menggemarinya hingga susah baginya memberinya sebagai zakat. Demikian sebaliknya unta yang kurus, ia kurang disukai orang, jadi pemiliknya enteng dan gampang memberikannya sebagai zakat

Sumber : Kitab Shahih Tafsir Ibnu Katsir jilid 9, Penerbit : Pustaka Ibnu Katsir

Sumber : http :// www. syahida. com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s