Nekat Nikah Muda, Kini Malah Jadi Miliarder (2)

Diusainya yang relatif muda Sally sudah menjadi seorang usaha wati yang susses

Lanjutan dari 

Sally dengan Trusmi Grup-nya dinobatkan oleh Museum Rekor Indonesia. Di umurnya yang baru dua puluh dua tahun kala itu, Sally telah memiliki pusat perbelanjaan seluas satu setengah hektar. Belum lagi sepuluh outlet yang tersebar di sepuluh kota besar negeri ini.

Di dalam kerajaan bisnisnya itu, Sally memiliki sekitar delapan ratus karyawan. Jika digabung dengan pengrajin batiknya, jumlahnya sekitar seribut dua ratus lima puluh orang.

Namun, jumlah itu belum cukup. Sosok yang belum genap tiga puluh tahun ini masih menyimpan cita-cita nan tinggi menjulang. “Saya ingin memiliki satu juta karyawan. Agar kemanfaatan saya besar bagi orang lain.” tutur Sally renyah.

Kiat Sukses

Sally membeberkan, kiat pertama adalah berani memulai. Ia mengharamkan dua kata kepada dirinya dan siapa pun yang hendak menjadi pebisnis sukses. Ialah ‘tapi’ dan ‘nanti’.Jangan sampai bertaka, “Aku pingin bisnis, tapi belum ada modal.” Atau, “Nanti sajalah bisnisnya. Usia juga masih muda. Masih sekolah.”

Selanjutnya, pantang menyerah. Terus berproses. Jangan berhenti. Belajar dari kegagalan untuk merumuskan langkah menuju sukses. Tentu dengan dibarengi kesungguhan di setiap proses dan doa yang tidak boleh berhenti.

Lebarkan Sayap

Sally menuturkan, bisnis  batik trusmi ini langsung dikelola oleh dirinya dan suami. Ketika sudah rapi dari segi manajemen hingga pemasaran, Sally mengaku bahwa suaminya ingin memulai bisnis yang berbeda.

Sang suami pun belajar dan kini sudah terjun di dunia bisnis properti. Membuat perumahan, aparteman, dan jenis properti lainnya. Salah satu yang paling besar adalah apartemen yang dibangun oleh suami dan tim bisnisnya di kawasan Alam Sutera Tangerang Selatan Banten.

Hendaknya kita paham, menikah bukanlah hambatan sebagaimana disampaikan oleh banyak oknum yang tidak bertanggungjawab. Jika menikah dan menjalani hidup rumah tangga dengan benar, kesuksesan adalah jaminannya.

Sally dan suaminya telah membuktikan. Betapa nekat menikah di usia tujuh belas tahun adalah cara nan jitu untuk menikmati keseruan, nikmat lahir dan batin, juga efektif dalam menggapai kesuksesan hidup.

Belum lagi pahalanya. Masya Allah.

Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s