Gratis Saat Didonorkan…!!! Tapi Kenapa Darah Kita Lalu Dijual ‘Mahal’ PMI? Ternyata Ini Sebabnya….

Gratis Saat Didonorkan…!!! Tapi Kenapa Darah Kita Lalu Dijual ‘Mahal’ PMI? Ternyata Ini Sebabnya….

 

Seorang doktor sedang mengambil darah pasiennya.


Jum’at 29 July 2016M

Jum’at 23 Syawal 1437H
Darah sangat penting didalam tubuh manusia.

Kita sering bertanya, mengapa donor darah gratis namun penerimanya justru harus membayar?

Gratis Didonorkan namun Kenapa Darah Kita Lalu Dijual ‘Mahal’ PMI? Ternyata Ini Sebabnya….


Kebutuhan darah di Indonesia sangat tinggi, diawali dari untuk menolong persalinan, mengobati satu penyakit, serta perlakuan saat terjadi satu kecelakaan yang korbannya alami kekurangan banyak darah.

Ada anggapan miring mengenai transfusi darah yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia atau PMI.

Salah satunya mengenai mahalnya harga darah yang dibutuhkan per kantongnya. 

Permasalahan tentang mahalnya harga satu kantong darah yang saat ini meraih Rp 360. 000 per kantong bikin masyarakat bertanya, kenapa mahal sekali untuk beli satu kantong darah?

Dr Farid sebagai selaku Ketua Pengurus Pusat PMI Bagian Kesehatan, Bantuan Sosial, Donor Darah serta Rumah Sakit PMImenegaskan, “Semua darah dari PMI itu gratis tidak harus bayar! Namun, memanglah ada cost yang perlu di keluarkan, namun untuk BPD atau cost pemrosesan dari darah tersebut karena tidak dapat segera disalurkan dari pendonor ke penerima bukan hanya buat bayar darahnya. ”




—————————————–

Sistem pengambilan darah dari pendonor memang tidak dapat langsung diberikan pada penerima, ada bagian yang harus dilakukan selama enam jam sebelumnya darah dapat diberikan pada penerima mesti lewat step uji kelayakan bebas dari penyakit seperti HIV, Malaria, serta Hepatitis.

Juga diliat kualitas darah yang dapat diberikan pada penerima.

Harga kantong darah yang masih impor juga jadi salah satu faktor kenapa harga sekantong darah demikian mahal.

Yang harus diluruskan di sini yaitu, setiap cost yang di keluarkan saat memerlukan darah yaitu untuk cost BPD bukannya harga si darah tersebut.

Di Indonesia sendiri membutuhkan kantong darah sekitaran lima juta pertahunnya dari dua % jumlah penduduk setiap daerah.

Sesaat di DKI Jakarta menurut Ketua PMI DKI Jakarta Rini Sutiyoso, Ibu Kota membutuhkan 800 hingga 1. 000 kantong darah /harinya.

Mudah-mudahan penjelasan ini dapat memberi informasi mengapa donor darah gratis namun penerimanya mesti bayar yang selama ini masih cukup bikin bingung masyarakat.

Manfaat Donor darah

Apabila mendengar kata donor darah, pastinya telah tidak asing dengan PMI (Palang Merah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s