Dialog Hebat “Nabi ISA AS DENGAN ALLAH SWT” Hingga Rasulullah SAW Menangis

Kamis 21 April 2016
  SUBHANALLAH Dialog Hebat “Nabi ISA AS DENGAN ALLAH SWT” Hingga Rasulullah SAW Menangis.

image

Pedomanmuslim.com – Bismillah. Dalam Al Qur’an terdapat banyak dialog (hiwar). Salah satunya sangat menakjubkan. Nabi SAW pernah menangis ketika sampai di bagian dialog ini.

Ia adalah dialog ANTARA Nabi  ISA AS DENGAN ALLAH SWT di akhir-akhir Surat Al Maa’idah. Tepatnya ayat 116-119.

Di sini tidak akan diberi banyak penjelasan, hanya dikutip apa adanya dalam bentuk percakapan. Silakan dihayati.

ALLAH SWT: “Ya ‘Isa ibna Maryam, a-anta qulta lin naasi ittakhidzuni wa ummi ilahaini min dunillah?” (wahai Isa putra Maryam, apakah engkau telah berkata kepada manusia “jadikan diriku dan ibuku sebagai dua sesembahan selain Allah”?).

ISA AS: “Subhanaka, maa yakunu liy an aqula maa laisa liy bi haqqin” (Maha Suci Engkau, tidaklah pantas bagiku mengatakan sesuatu yang aku tidak punya hak padanya).

ISA AS: “In kuntu qultuhu faqad ‘alimtah. Ta’lamu maa fi nafsiy wa laa a’lamu maa fi nafsik. Innaka antal ‘allamul ghuyub” (andai aku mengatakannya, Engkau pasti sudah tahu. Engkau tahu apa yang ada dalam diriku, sedang aku tidak tahu apa yang ada pada Diri-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Tahu atas perkara-perkara yang ghaib).

ISA AS: “Maa qultu lahum illa maa amartani bihi, ani’budullaha rabbi wa rabbikum” (tidaklah yang kukatakan pada mereka, kecuali apa yang telah Engkau perintahkan kepadaku, sembahlah Allah Rabbku dan Rabb kalian).

ISA AS: “Wa kuntu ‘alaihim syahidan maa dumtu fihim. Fa lamma tawaffaitani, kunta antar raqiiba ‘alaihim. Wa anta ‘ala kulli syai’in syahiid” (dan aku menjadi saksi atas mereka selama aku ada di tengah mereka; bila kemudian Engkau mewafatkanku, Engkaulah pengawas mereka, Engkau Maha Menyaksikan segala sesuatu).

image

ISA AS: “In tu’adzhum fa innahum ‘ibaduk wa in taghfirlahum fa innaka antal ‘azizul hakim” (jika Engkau menyiksa mereka -karena dosa-dosanya- mereka itu hanya hamba-hamba-Mu belaka; namun jika Engkau mengampuni mereka, maka Dirimu pada hakikatnya adalah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s