APAKAH PERANG AKHIR ZAMAN MENGGUNAKAN PEDANG, TOMBAK & PANAH??

APAKAH PERANG AKHIR ZAMAN MENGGUNAKAN PEDANG, TOMBAK & PANAH??
Memang banyak hadist yang menggambarkan bahwa perang akhir zaman nantinya menggunakan senjata tradisional yakni pedang, tombak dan panah. Demikian juga banyak penulis2/pakar2 tentang akhir zaman berpendapat bhwa kelak pertempuran2 kembali menggunakan senjata tradisional. Bukan hanya senjatanya yg kembali ke kondisi tradisional tetapi seluruh aspek juga kembali ke tradisional. Beliau2 (pakar2) itu memprediksi akan terjadi kehancuran teknologi di sebabkan oleh banyak factor, diantaranya adlh karena bencana alam yang dahsyat, jatuhnya meteor2, penggunaan senjata kimia, senjata biologi dan bahkan senjata nuklir yang imbasnya adlh radiasi luarbiasa, timbulnya gelombang elektromagnetik dll yang semacamnya, yang sangat dahsyat yang mengakibatkan lumpuhnya pembangkit listrik dan lumpuhnya teknologi2 modern. Teknologi yg bahkan super canggihpun mengalami kerusakan dan akhirnya tidak bisa digunakan lagi. Tinggal menjadi rongsokan.
Akan tetapi mengenai hal ini saya pribadi mempunyai pendapat yang sedikit berbeda. Saya punya penafsiran yang berbeda tentang senjata2 akhir zaman (pedang, tombak, dan panah yang di nubuwatkan oleh Rosul). Perbedaan pandangan ini didasarkan pada pertanyaan yang cukup menggelitik di benak saya yang terkait dengan hal ini (yakni kita akan kembali ke jaman tradisional). Pertanyaanya adalah Apakah Islam hanya mampu mengatur zaman tradisional? Apakah Islam tidak mampu mengatur zaman teknologi modern? Apakah Islam hanya bisa mengatur KEHIDUPAN yang tradisional? Apakah Islam tidak mampu mengatur KEHIDUPAN JAMAN modern (beserta teknologinya)? Apakah Islam punya solusi ketika menghadapi zaman tradisional? Apakah Islam akhirnya tidak punya solusi ketika menghadapi jaman modern (beserta teknologinya)? Nah pertanyaan2 inilah yang timbul dari benak saya, sehingga saya punya kesimpulan yang berbeda terkait dengan kembalinya “Era Tradisional” di akhir zaman.
Tekait dengan pertanyaan di benak saya tersebut, saya punya keyakinan bahwa Islam adalah agama yang sempurna. Islam pasti bisa di implementasikan di semua lini kehidupan. Islam juga bisa di terapkan untuk sepanjang jaman. Islam juga merupakan solusi, baik di kehidupan tradisional maupun modern. Islam juga bisa mengatur urusan2 di jaman tradisional dan juga sekaligus sesuai untuk jaman modern. Islam sesuai untuk zaman tradisional dan Islam juga sesuai untuk zaman modern. Dan saya yakin dalam hal ini andapun sependapat dengan saya bukan?
Nah kalau islam itu sesuai untuk semua zaman, bisa untuk solusi di zaman tradisional dan sekaligus zaman modern. Islam sesuai di terapkan di sepanjang masa, baik dulu (zaman primitif) maupun sekarang dan yg akan datang (zaman modern). Lantas kenapa kemudian Allah mengembalikan kehidupan ke zaman kuno?
Kenapa Islam di Jayakan kembali dalam kondisi teknologi yg kuno? Apakah islam tidak sesuai dgn zaman modern sehingga islam di kembalikan lagi ke zaman kuno?.
Apakah Islam hanya boleh di terapkan untuk kondisi primitif saja?
Apakah islam bisa menjadi Rahmatan lil ‘alamin jika kehidupannya hanya menggunakan teknologi kuno?
Itulah beberapa halangan di benak saya tentang kembalinya “zaman primitif” di akhir zaman.
Oleh karena itu saya punya kesimpulan yang berbeza dgn kebanyakan pakar2 yg intens menelaah tentang akhir zaman. Jika beliau2 “berkesimpulan” atau “menduga” bahwa akhir zaman kelak kita akan kembali ke jaman tradisional, atau kelak dalam peperangan2 akhir zaman kembali menggunakan teknologi tradisional (pedang, tombak dan panah) maka saya berkeyakinan bahwa peperangan2 kelak juga masih menggunakan teknologi modern. Senjata2 yang digunakan adlh senjata2 modern. Demikian juga setelah peperangan berakhir (yang PASTI dimenangkan oleh pasukan Islam) maka teknologipun masih menggunakan teknologi modern dalam kehidupan sehari-hari. Justru dengan teknologi modern yg “tersentuh” dgn aroma Islam ini mk teknologi tersebut akan menjadi teknologi yang ramah, berbarokah, teknologi yang membangun dan bukan teknologi yang ujungnya adlh perusakan alam. Teknologi “yang tersentuh warna islam” ini akan mensejahterakan seluruh umat manusia, bukan teknologi yang memakmurkan hanya segelintir orang. Teknologi “yang tersentuh warna islam” ini akan memanusiakan manusia bukan malah menjadikan manusia mnjadi budak dari teknologi itu sendiri. Dan akhirnya islam bisa sesuai diterapkan untuk segala jaman dan kondisi. Dan umat islam akhirnya bisa membuktikan secara nyata kepada dunia bahwa dirinya layak disebut segai Rahmatan lil ‘alamin di segala jaman ketika syariat islam betul2 di terapkan secara nyata dan kaffah .
Nah bagaimana dengan Nubuwat2 Rosul yang menyebutkan bahwa peperangan akhir zaman menggunakan pedang, tombak dan panah? Untuk masalah ini saya menafsirkan bahwa Rosululloh ketika bersabda berhadapan dengan para sahabatnya yang waktu itu masih menggunakan alat2 tradisional. Maka akan tidak mungkin jika kemudian Rosululloh cerita kepada sahabatnya tentang AK47, M16, Granat, Rudal, Ranjau, Tank, Panser, pesawat F16, Sukhoi dll. Ya jelas para sahabat tidak akan faham kan jk di ceritakan ttg itu? Maka ungkapan Rosul ttg pedang, tombak, panah itu adalah symbol senjata saja yang bisa mudah di pahami oleh sahabatnya. Ya kalau sekarang kita bisa identikkan pedang = pistol, senapan, Ak47, M16 dan semacamnya untuk perang jarak pendek zaman sekarang. Sedangkan tombak adalh symbol dari senjata jarak menengah. Dan untuk panah adalh senjata jarak jauh semacam rudal, roket dll. Wallohu a’lam bishowab.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s