14 Fakta Menakjubkan dalam Psikologi

14 Fakta Menakjubkan dalam Psikologi

image

26 Januari 2016M.  
Di masa lalu, psikologi dan filsafat dipandang berjalan beriringan. Barulah pada tahun 1870-an psikologi menjadi disiplin ilmiah yang mandiri. Namun demikian, masih banyak hal dalam psikologi yang kita belum ketahui.

Dikutip dari Real Farmacy pada Selasa (26/1/2016), berikut ini adalah sejumlah fakta psikologi yang tidak biasanya diketahui:

1. Kalau kita mengumbar tujuan kepada orang lain, kita malah akan tidak mencapainya karena kehilangan motivasi

Ada sejumlah pengujian sejak 1933 yang membuktikan bahwa setelah tujuan diumumkan, orang akan kurang tergerak mencapainya karena kehilangna motivasi.

Hal ini terjadi karena mengumbar tujuan memuaskan jati diri seseorang sehingga mencegahnya melakukan kerja keras untuk mencapai tujuan yang dimaksud.

2. Kebanyakan orang memiliki lagu favorit karena menghubungkannya dengan kejadian emosional dalam hidup mereka.

Telah diketahui bahwa musik memiliki dampak langsung kepada emsoi. Dalam suatu penelitian terhadap 9 mahasiswa, ternyata hal sebaliknya juga berlaku—serupa dengan bebauan tertentu yang mengingatkan kita kepada kejadian di masa lalu.

3. Musik berdampak kepada cara kita memandang dunia

Penelitian yang dilakukan di Universitas Groningen mengungkapkan bahwa musik memiliki dampak dramatis pada persepsi. Penelitian itu fokus kepada kemampuan seseorang untuk “melihat” wajah gembira sambil diperdengarkan jenis-jenis musik yang berbeda.

Secara khusus, mendengarkan lagu gembira atau sedih dapat mengubah cara pandang kita tentang dunia.

4. Penelitian menunjukkan bahwa mendermakan uang kepada orang lain lebih membahagiakan daripada membelanjakannya untuk diri sendiri.

Penelitian yang dilakukan oleh Harvard Business School menunjukkan bahwa orang sesungguhnya lebih berbahagia ketika memberikan uang kepada orang lain. Terlihat misalnya pada antisipasi kita terhadap orang lain ketika bereaksi terhadap hadiah Natal dari kita.

5. Menurut penelitian, orang akan lebih berbahagia membelanjakan uang pada pengalaman daripada barang kepunyaan.

Kebahagiaan telah menjadi fokus penelitian ilmiah yang semakin populer. Penelitian menjelaskan bahwa orang kerap mengorbankan hal lain untuk membuat mereka bahagia—semisal liburan atau berkunjung ke suatu acara—hanya untuk meraih barang milik.

6. Anak-anak masa kini semakin tegang, bahkan tingkat kecemasan anak sekolah menengah sekarang sama dengan tingkat kecemasan pasien sakit jiwa pada tahun 1950-an.

Sekitar 49 persen populasi umum menderita atau pernah menderita kecemasan, depresi, atau penyalahgunaan zat terlarang. Secara khusus, ada suatu bukti bahwa ras manusia secara bersama menjadi lebih cemas setiap dekade dan ada sejumlah dugaan alasan mengenainya.

Misalnya, orang lebih banyak berpindah, kurang interaksi dengan masyarakatnya, berganti pekerjaan, lebih kecil kemungkinannya menikah, dan cenderung hidup sendirian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s